Selasa, 24 Mei 2016

Gempa Bumi dan Tsunami

GEMPA BUMI DAN TSUNAMI

   Selamat datang di NatureXsociety. Kali ini, Saya akan membahas tentang bencana alam yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Ya, Gempa bumi dan Tsunami, yang mana sudah beberapa kali terjadi di negara kita ini . Baiklah , berikut penjelasan mengenai kedua bencana alam tersebut disertai dengan pertanyaan di awal.

1. Apa itu tsunami?
2. Apa penyebab tsunami?
3. Tuliskan tanda-tanda tsunami?
4. Apa yang dilakukan sebelum, saat, dan sesudah 
     terjadinya gempa bumi?
5. Mengapa Indonesia rawan gempa dan tsunami?
6. Apa yang dilakukan sebelum, saat, dan sesudah gempa bumi?
7. Apa itu gempa bumi?


1. Tsunami 

     Tsunami adalah kata yang berasal dari bahasa Jepang , yang berarti ombak besar di pelabuhan . Diambil dari kata Tsu (pelabuhan) dan Nami (gelombang).Lengkapnya Tsunami adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah.
                                                                                                                                                                                                       wikipedia

2. Penyebab Tsunami 
        Tsunami disebabkan oleh perubahan geologis di dasar laut secara vertikal dalam kurun waktu singkat . Pemicunya adalah gempa bumi dalam laut , hantaman benda luar angkasa , longsor di laut , dan bahkan keretakan lempengan yang menyebabkan perubahan pergerakan mendadak pada air.

3. Tanda-Tanda Tsunami 
      Tanda - tanda tsunami adalah sebagaiman pada daftar berikut ini :
- Air laut tiba - tiba surut
- Bau amis/belerang
- Hewan - hewan bereaksi
- Suara gemuruh dan angin kencang

4. Yang Dilakukan Sebelum, Saat, dan Sesudah Tsunami
       Berikut adalah hal paling penting dalam mengahadapi situasi dalam bencana Tsunami.
- Tenang
- Segera menaiki tempat tinggi
- Mengambil arsip penting

5. Indonesia Rawan Gempa dan Tsunami?
      Wilayah Indonesia paling banyak berada di lingkaran cincin api dunia , yang mana merupakan daerah rawan bencana alam termasuk gempa bumi dan tsunami.

6. Yang Dilakukan Sebelum, Saat, dan Sesudah Gempa
Sebelum terjadi gempa:

1. Kunci utama adalah:
  • Mengenali apa yang disebut gempa dan dimana saja sumber-sumbernya.
  • Memastikan bahwa struktur dan letak rumah anda dapat terhindar dari bahaya yg disebabkan gempa dan akibat sekundernya (longsor, tsunami, liquifaction, dll)
  • Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan anda agar terhindar bahaya gempa.
2. Kenali lingkungan tempat anda bekerja dan tinggal
  • Memperhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempa bumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung.
  • Belajar melakukan P3K
  • Belajar menggunaka pemadan kebakaran
  • Mencatat Nomor Telepon Penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi
3. Persiapan Rutin pada tempat anda bekerja dan tinggal
  • Perabot (Lemari, Cabinet dll) diatur menempel pada dinding (dipaku/ diikat dll)untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser dll pada saat terjadi gempabumi.
  • Menyimpan bahan mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah, agar terhindar dari kebakaran.
  • Selalu mematikan air, gas dan listrik apa bila sedang tidak digunakan.
4. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempa bumi adalah akibat kejatuhan material
  • Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagin bawah.
  • Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempa bumi terjadi (mis : lampu dll).

5. Alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, Senter lampu, Radio, makanan suplemen dan air mineral.

Saat gempabumi terjadi :
1. Jika anda berada dalam bangunan
  • Lindungi kepala dan badan anda dari reruntuhan bangunan (dengan bersembunyi dibawah meja dll).
  • Mencari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan.
  • Berlari keluar apabila masih dapat dilakukan.
2. Jika anda berada diluar bangunan atau area terbuka
  • Menghindar dari bangunan yang ada disekitar anda (spt : gedung, tiang listrik, pohan dll)
  • Perhatikan tempat anda berpijak hindari apabila terjadi rekahan tanah.
3. Jika anda sedang mengendari mobil.
  • Keluar, turun dan menjaui dari mobil, hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.
  • Lakukan poin 2.
4. Jika anda tinggal atau berada dipantai, jauhi pantai untuk menghindari terjadinya Tsunami 
5. Jika anda tinggal didaerah pegunungan, apabila terjadi gempa hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.


Sesudah gempa bumi terjadi :
1. Jika anda berada dalam bangunan
  •  Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib.
  •  Jangan menggunakan tangga berjalan atau litf, gunakan tangga biasa.
  • Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K.
  •  Telepon/minta pertolongan apabila terjadi luka padaanda atau sekitar anda.
2. Periksa lingkungan sekitar anda
  •  Periksa apakah terjadi kebakarangas bocor, arus pendekaliran & pipa air
  •  Perkecil segala hal yang dapat membahayakan (Mematikan Listrik, tidak menyalakan api dll).
3. Jangan masuk ke Bangunan, karena kemungkinan masih terdapat runtuhan.
4. Jangan berjalan disekitar daerah gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.
5. Mendengarkan informasi mengenai gempa dari radio (apabila terjadi gempa susulan dll).
6. Mengisi angket yang diberikan oleh Instansi Terkait untuk mengetahui intensitas gempa.

                                                                                                  http://pasains.blogspot.co.id/        


7. Gempa Bumi

          Adalah guncangan di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam bumi. Lengkapnya Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak Bumi (lempeng Bumi). 

wikipedia

Sekian dari pembahasan kali terima kasih  

Ryan Nawangsidi
SMA N 8 Depok
XI.IPS.2

        





    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar